Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL, Panduan Lengkap untuk Siswa dan Pembimbing

Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL, Panduan Lengkap untuk Siswa dan Pembimbing

Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL, Panduan Lengkap untuk Siswa dan Pembimbing

Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL, Panduan Lengkap untuk Siswa dan PembimbingDalam dunia digital yang terus berkembang, program Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu sarana efektif untuk membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata. Terlebih jika PKL tersebut dilakukan dalam bidang digital marketing yang menuntut kerja cepat, adaptif, dan terstruktur. Salah satu metode yang sangat efektif digunakan dalam proyek PKL digital marketing adalah metode Scrum, dengan product backlog sebagai salah satu elemen utamanya. 

Contents

Apa Itu Backlog dalam Metode Scrum

Sebelum membahas contoh backlog project digital marketing di tim PKL, penting untuk memahami dulu apa itu backlog. Dalam metodologi Scrum, backlog adalah daftar pekerjaan atau tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh tim. Daftar ini bersifat dinamis, bisa berubah, diperbarui, dan disusun berdasarkan prioritas oleh seorang Product Owner.

Backlog menjadi semacam “peta jalan” yang memberi arah pada tim tentang apa saja yang harus dikerjakan, kapan, dan bagaimana urgensinya. Di dunia digital marketing, backlog bisa mencakup berbagai aktivitas seperti pembuatan konten, riset SEO, desain grafis, pengelolaan media sosial, sampai dengan analisis performa kampanye.

Mengapa Backlog Penting untuk Proyek PKL Digital Marketing?

Backlog sangat penting dalam pelaksanaan PKL, karena dapat:

  • Membantu siswa memahami alur kerja yang sistematis
  • Memberikan kejelasan tanggung jawab pada masing-masing anggota tim
  • Mempermudah guru pembimbing atau mentor industri untuk melakukan evaluasi
  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas selama masa PKL
  • Melatih keterampilan manajemen proyek sejak dini

Dengan menyusun backlog yang baik, proyek digital marketing tidak hanya menjadi tugas PKL biasa, tapi berubah menjadi simulasi nyata dunia kerja profesional.

Struktur Backlog Project Digital Marketing

Sebelum kita membahas contoh backlog project digital marketing di tim PKL, mari kita pahami terlebih dahulu struktur umum dari backlog dalam konteks ini:

  1. Nama Task atau Aktivitas
    Contoh: “Riset Kata Kunci untuk Website UKM”
  2. Deskripsi Singkat
    Penjelasan singkat mengenai apa yang harus dilakukan.
  3. Prioritas (High/Medium/Low)
    Menentukan urgensi task tersebut.
  4. Deadline atau Sprint Goal
    Estimasi waktu pengerjaan atau sprint (biasanya 1-2 minggu).
  5. Penanggung Jawab
    Siapa anggota tim yang mengerjakan task tersebut.
  6. Status
    Misalnya: To Do, In Progress, Done
Baca Juga :  Pentingnya Pelatihan Digital Marketing

Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL

Berikut adalah contoh backlog project digital marketing di tim PKL yang bisa dijadikan referensi langsung:

NoTaskDeskripsiPrioritasDeadlinePenanggung JawabStatus
1Riset Kata KunciMencari 20 keyword potensial untuk niche kuliner lokalHighSprint 1AyuTo Do
2Pembuatan Kalender KontenMenyusun kalender konten Instagram selama 1 bulanHighSprint 1RezaIn Progress
3Desain Template Feed IGMembuat 3 template visual dengan tema branding UKMMediumSprint 2BudiTo Do
4Penulisan Caption InstagramMenulis 10 caption untuk feed dan story InstagramHighSprint 2AyuTo Do
5Setup Facebook AdsMenentukan objektif dan audiens untuk campaignHighSprint 3RezaTo Do
6Analisis Performa InstagramMelihat statistik reach dan engagement 1 minggu terakhirMediumSprint 3BudiTo Do
7Posting Konten HarianMenjadwalkan posting konten selama satu mingguHighSprint 2Semua TimIn Progress
8Pembuatan Landing PageMendesain halaman promosi produk menggunakan LinktreeLowSprint 4AyuTo Do
9Dokumentasi ProyekMengumpulkan semua hasil pekerjaan dan dokumentasi PKLHighSprint 4Semua TimTo Do

 

Bagaimana Menyusun Backlog Secara Efektif di PKL?

Menyusun backlog memang terlihat sederhana, tapi agar backlog menjadi alat yang benar-benar membantu, berikut tips menyusunnya dengan efektif:

Baca Juga :  Hard Skill Akuntansi Apa Saja?

1. Tentukan Tujuan Proyek Terlebih Dahulu

Jangan menyusun task sebelum tahu arah proyek. Misalnya, tujuan proyek PKL adalah membantu UKM meningkatkan visibilitas di media sosial selama 2 bulan. Maka task harus mendukung tujuan itu.

2. Libatkan Semua Anggota Tim

Backlog bukan tanggung jawab satu orang. Ajak semua anggota tim berdiskusi saat menyusunnya agar semua merasa memiliki tanggung jawab yang sama.

3. Prioritaskan Tugas yang Memberi Dampak Besar

Gunakan prinsip 80/20: fokuslah pada 20% tugas yang memberi 80% hasil. Misalnya, riset keyword dan konten berkualitas bisa memberikan hasil besar daripada terlalu banyak eksperimen yang tidak terukur.

4. Revisi Backlog Secara Berkala

Backlog harus dinamis. Lakukan revisi di awal setiap sprint agar tetap relevan dengan kebutuhan proyek dan perubahan situasi.

Manfaat Langsung dari Backlog untuk Siswa PKL

Dengan membuat dan mengikuti backlog, siswa akan mendapatkan berbagai manfaat nyata, antara lain:

  • Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan
  • Melatih kemampuan berpikir sistematis dan terstruktur
  • Membiasakan diri bekerja dengan deadline
  • Mengasah kemampuan kolaborasi dan komunikasi
  • Belajar menggunakan tools manajemen proyek seperti Trello, Notion, atau Google Sheets

Dari seluruh penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa Contoh Backlog Project Digital Marketing di Tim PKL bukan hanya sekadar daftar tugas, tetapi merupakan alat manajemen proyek yang sangat penting. Dengan menyusun backlog yang jelas, siswa PKL dapat bekerja lebih efektif, terorganisir, dan bertanggung jawab. Tidak hanya membantu menyelesaikan proyek dengan baik, tetapi juga melatih berbagai keterampilan kerja yang akan sangat bermanfaat setelah lulus sekolah atau kuliah.

Ingin tahu lebih banyak contoh praktis dan pelatihan penyusunan backlog untuk PKL? Hubungi kami melalui WhatsApp di 0811-2829-002 dan jangan lupa follow Instagram @akademikombas untuk mendapatkan tips, template, dan panduan PKL yang lebih menarik setiap harinya!

Related Article…