Tuliskan sistematika surat lamaran pekerjaan

Tuliskan sistematika surat lamaran pekerjaan – Sistematika surat lamaran kerja sangatlah penting diketahui bagi anda yang ingin melamar kerja. Dalam menyusun surat lamaran kerja, ada baiknya memerhatikan sistematika surat lamaran pekerjaan terlebih dahulu.

Tuliskan sistematika surat lamaran

Nah, di sini kami akan membahas mengenai sistematika, Oleh karena itu, yukk langsung simak penjelasan berikutnya di bawah ini, sampai akhir ya!

Apa sistematika surat lamaran?

Saat anda akan memasuki dunia kerja, sejumlah syarat tentu harus dipenuhi untuk dapat diterima di suatu pekerjaan tertentu. Salah satunya adalah membuat surat lamaran kerja. Untuk membuat surat lamaran kerja yang bagus dan dapat diterima dengan baik oleh pemberi kerja, tentu tidak bisa asal-asalan. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan, sebab itu memahami sistematika surat lamaran pekerjaan yang sangat penting.

Surat lamaran pekerjaan sendiri tergolong sebagai surat resmi. Jadi jangan heran, ada beberapa aturan tertulis/penulisannya yang harus diperhatikan. Nah, salah satunya disini ada hubungannya dengan sistematika surat lamaran pekerjaan.

Apa itu sistematika surat lamaran pekerjaan?

Sistematika surat lamaran pekerjaan adalah surat yang terdiri dari beberapa hal, termasuk kepala surat, tempat dan tanggal surat, lampiran dan perihal, alamat surat, salam pembuka, tubuh surat atau isi, salam penutup, serta tanda tangan dan nama terang.

Baca Juga :  Lowongan Penyaluran Kerja Desain Grafis SMK

Untuk, lebih lengkapnya mengenai sistematika surat lamaran pekerjaan anda bisa simak dibawah ini ya!

1. Kepala Surat

Bagian ini berisi/ditulis nama lengkap dan alamat lengkap termasuk email dan nomor telepon pelamar. Sebagai contoh :

  • Meisya Risma Setiani
  • Jalan Merdeka 14 Jakarta Selatan
  • Email: meisyaaemail@gmail.com
  • Telp: 08682525763

2. Tempat dan tanggal surat

Tempat dan tanggal surat ditempatkan di sudut kanan atas tanpa titik di akhir, mengingat ini bukan kalimat. Lokasi/tempat tidak perlu ditulis jika sudah ada kepala surat. Tanggal yang dicantumkan adalah tanggal pembuatan surat. Contoh: 21 September 2021

3. Lampiran dan perihal

Pada bagian lampiran ditulis berapa berkas yang dilampirkan. Sementara itu, pada bagian subjek/perihal merupakan garis besar isi surat. Kata ‘Lampiran’ sendiri tidak disingkat seperti lamp. atau hal. Angka-angka pada kolom lampiran ditulis dengan huruf.

Contoh:
Lampiran : Empat Lembar
Perihal : Lamaran pekerjaan

4. Alamat Surat

Bagian ini berisi nama dan penerima, serta nama dan alamat perusahaan. Penulisan nama penerima tidak memerlukan penggunaan kata “Kepada”. Sementara itu, alamat disarankan tidak melebihi tiga baris.
Jabatan juga tidak boleh menggunakan jenis kelamin (gender) seperti bapak atau ibu. Kemudian penulisan jalan pada alamat tersebut harus ditulis secara lengkap. Di akhir setiap baris, tidak ada tanda titik yang diperlukan.

Contoh:
Yth. HRD Manager Hybe
Jalan Gatot Subroto 7Jakarta

Baca Juga :  Lowongan Kerja Programmer PT. Kombas

5. Salam pembuka

Bagian ini adalah salam pembuka, seperti “Dengan hormat…” atau “Hormat kami…”

6. Tubuh surat atau isi

Selain paragraf pembuka, juga mencakup posisi yang dilamar, informasi lamaran dan lain-lain; bagian konten/isi juga berisi identitas pelamar, maksud dan tujuan melamar pekerjaan, lampiran penjelasan, dan paragraf penutup yang berisi ungkapan rasa/ucapan terima kasih dan harapan kepada pelamar.

Contoh: “Demikian surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari perusahaan….”

7. Salam penutup

Pada bagian ini adalah penutup keseluruhan isi, seperti “Hormat saya,…”

8. Tanda tangan dan nama terang

Pada tanda tangan terletak di pojok kanan bawah surat, dilengkapi dengan nama lengkap di bawahnya.

Jadi itulah, beberapa hal mengenai sistematika yang saya ketahui.

Bagaimana sistematika penulisan tempat dan tanggal pembuatan surat lamaran pekerjaan?

Penulisan tempat dan tanggal pembuatan surat lamaran pekerjaan diawali dengan format tertentu, yakni nama tempat (ditulis dengan huruf awal kapital dan diikuti koma), tanggal (ditulis dengan angka), nama bulan, dan tahun (ditulis dengan angka). Contoh penulisan tempat dan tanggal surat yang benar adalah “Bandung, 21 September 2020”.

Itulah, yang saya ketahui mengenai sistematika penulisan pada tempat dan tanggal pembuatan surat lamaran pekerjaan.

Demikianlah artikel di atas mengenai penulisan atau tuliskan sistematika pada surat lamaran pekerjaan. Semoga bermanfaat ya! Dan jangan lupa kunjungi juga website kami untuk mendapatkan informasi lainnya.

Related Article…