Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Cara membuat surat lamaran kerja – Bagi anda yang akan melamar pekerjaan, salah satu hal penting yang harus kalian siapkan adalah surat lamaran kerja. Nah, sebelum membuat surat lamaran kerja perlu dipahami dahulu cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Karena selain menjadi persyaratan, surat lamaran kerja yang baik dan benar juga bisa dijadikan pertimbangan oleh HRD dalam merekrut karyawan.

Membuat surat lamaran kerja memang bukan hal yang sulit, terutama bagi yang sudah berpengalaman dalam membuatnya. Namun tidak sedikit juga orang yang kesulitan dalam membuat surat lamaran kerja, karena memang banyak faktor yang harus diperhatikan.

Mulai dari tata bahasa, format penulisan hingga isi dari surat lamaran kerja tersebut. Isi dari surat lamaran kerja juga harus ditulis dengan jelas menggunakan bahasa baku dan sopan, rinci serta tidak berlebihan.

BAGAIMANA CARA MEMBUAT SURAT LAMARAN PEKERJAAN?

Cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar sebenarnya cukup mudah. Karena pada dasarnya penulisan surat lamaran kerja sudah memiliki sistematika dan norma yang baku.

Buat kalian yang masing bingung bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Berikut penjelasan singkat mengenai langkah-langkah penulisan surat lamaran kerja:

Tempat Dan Tanggal Penulisan Surat 

Bagian pertama penulisan surat lamaran kerja adalah tempat dan tanggal surat tersebut dibuat.

Posisi penulisannya terletak di bagian kanan atas atau kiri atas surat lamaran kerja. Perlu diingat untuk penulisan tempat dan tanggal ini tidak boleh disingkat.

Tujuan Surat Dan Nama Perusahaan 

Setelah tempat dan tanggal tuliskan kepada siapa surat tersebut dituju dan alamat perusahaan. Namun sebelumnya menuliskan nama dan alamat perusahaan, tuliskan terlebih dahulu kata kata “Kepada Yth” atau jika surat ini merujuk kepada subjek tertentu maka cukup menggunakan “Yth” saja.

Salam Pembuka Dan Kata Pengantar

Ada baiknya sebelum menuliskan isi surat lamaran kerja, tuliskan dahulu salam pembuka dan kata pengantar.

Anda bisa menuliskan salam pembuka seperti “Dengan hormat” untuk memulai surat lamaran kerja secara formal. Setelah itu baru menuliskan kata pengantar, umumnya menjelaskan tentang informasi lowongan pekerjaan yang ingin dilamar dan posisi yang anda pilih.

Data Diri

Selanjutnya tuliskan data diri anda yang meliputi nama, tempat tanggal lahir, alamat, nomor telepon, E-mail. Anda juga bisa menambahkan latar belakang pendidikan, cukup tuliskan saja latar belakang pendidikan terakhir anda atau sesuaikan dengan batas syarat jenjang yang diminta.

Pengalaman Kerja Dan Kemampuan Pelamar

Pada bagian ini, jika sebelumnya anda pernah bekerja tuliskan perkerjaan tersebut. Jika belum pernah anda bisa menuliskan pengalaman magang, PKL atau organisasi.

Jangan lupa tuliskan juga kemampuan anda yang mungkin berguna untuk posisi di perusahaan tersebut, itu bisa menjadi nilai tambah bagi pelamar.

Penutup

Bagian yang terakhir adalah penutup, pada bagian ini sampaikan bahwa anda memiliki keinginan kuat untuk bisa diterima di perusahaan tersebut.

Setelah itu di bagian penutup juga tuliskan ucapan terimakasih karena penerima surat telah berkenan membaca surat lamaran kerja yang disampaikan.

Surat lamaran kerja

 

SURAT LAMARAN KERJA APAKAH HARUS TULIS TANGAN?

Terdapat banyak sekali faktor yang menjadi ketertarikan HR untuk memanggil para pelamar yang pas dengan apa yang mereka harapkan. Salah satunya yang menjadi faktor ketertarikan HR adalah pada surat lamaran kerja yang kita buat.

Jadi, sudah menjadi kewajiban bagi para pencari kerja untuk membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Namun masih banyak yang mungkin bertanya-tanya, surat lamaran kerja yang baik apakah harus ditulis tangan atau di ketik. Untuk menjawab hal itu ada dua tanggapan yang berbeda

Ada yang beranggapan bahwa membuat surat lamaran kerja ditulis tangan menunjukkan bahwa pelamar kurang upaya untuk melamar pekerjaan, sehingga surat lamaran kerja lebih baik dibuat dengan cara diketik.

Namun ada juga yang mengatakan bahwa membuat surat lamaran kerja tulis tangan itu lebih baik. Kenapa? Karena dapat menunjukkan keseriusan pelamar kerja. Surat lamaran kerja tulis tangan bisa menjadi penilaian karakter dengan menggunakan ilmu grapholgy goresan tulisan sang pelamar.

Jadi kesimpulannya, sebenarnya tidak ada peraturan khusus yang mengharuskan surat lamaran kerja harus ditulis tangan. Bagi anda yang merasa tulisannya kurang rapi anda bisa membuat surat lamaran kerja dengan diketik.

SURAT LAMARAN KERJA APA SAJA?

Perlu kalian ketahui bahwa terdapat dua jenis surat lamaran kerja, yaitu surat yang yang dilampiri riwayat hidup dan surat yang tidak dilampiri dengan riwayat hidup.

Surat lamaran kerja yang dilampiri riwayat hidup adalah surat lamaran kerja yang dijadikan satu dengan Curriculum Vitae atau riwayat hidup. Nantinya riwayat hidup ini akan digabungkan kedalam isi surat lamaran kerja yang dibuat. Surat lamaran kerja ini disebut dengan model gabungan.

Sedangkan surat lamaran kerja yang tidak dilampiri riwayat hidup merupakan surat yang terpisah dari Curriculum Vitae atau riwayat hidup. Maksudnya yaitu riwayat hidup tersebut dilampirkan tetapi tidak di gabungkan dengan satu lembar surat lamaran. Surat lamaran kerja ini disebut dengan model terpisah. Model ini biasanya yang banyak digunakan para pelamar karena lebih singkat sehingga halaman surat lamaran kerja tidak terlalu panjang

APAKAH SURAT LAMARAN KERJA SURAT RESMI?

Surat lamaran kerja termasuk kedalam surat pribadi yang bersifat resmi. Surat pribadi bersifat resmi adalah surat pribadi berisi tentang masalah pribadi. Surat ini merupakan surat yang mewakili diri sendiri yang biasanya ditujukan kepada suatu lembaga, instansi atau organisasi yang tujuannya adalah untuk mendapatkan pekerjaan tertentu.

Surat lamaran kerja berisi penjelasan mengenai diri sendiri yang harus disampaikan secara singkat dan jelas. Namun harus mencangkup beberapa hal utama seperti pengetahuan, pendidikan, kecakapan, pengalaman dan kepribadian relevan sesuai posisi pekerjaan yang ingin dilamar.

Nah jadi itulah penjelasan sedikit mengenai surat lamaran kerja dan bagaimana cara membuatnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu anda dalam membuat surat lamaran kerja.

Jangan lupa kunjungi juga website kami untuk mendapatkan informasi lainnya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya…

Yang perlu kamu tahu tentang Menulis Surat Lamaran Kerja

Yang perlu kamu tahu tentang Menulis Surat Lamaran Kerja

Menulis Surat Lamaran Kerja – Kalau kita ingin masuk ke dunia kerja pastinya kita akan mengajukan lamaran terlebih dahulu. 

Dimanapun anda ingin melakukan lamaran kerja, tahapan ini pasti tidak dapat anda lewati begitu saja. 

Dalam setiap lamaran pekerjaan pasti ada persyaratan yang harus anda penuhi terlebih dahulu. Salah satunya berkaitan dengan dokumen atau surat lamaran kerja. 

Nah info ini sangat pas untuk anda yang baru akan terjun ke dunia kerja. Lalu apa saja yang perlu disiapkan. Berikut sedikit pembahasannya. 

Surat Lamaran Kerja Apa Saja?

Berkas lamaran kerja jadi bagian yang sangat penting untuk anda sertakan ketika ingin mengajukan lamaran pekerjaan.

Dokumen ini akan menjadi pintu awal anda untuk bisa masuk ke lapangan kerja yang dipilih.

Hampir di semua perusahaan ada banyak berkas atau dokumen yang perlu anda siapkan dan lengkapi. 

Dengan lengkapnya berkas yang anda kirimkan maka pihak perusahaan akan lebih mudah untuk menyeleksi calon pegawai yang baru.

Dan jika sesuai kriteria yang ada maka kamu akan masuk ke tahap selanjutnya yaitu wawancara. 

Nah beberapa berkas ini adalah berkas yang paling umum untuk anda yang ingin melamar pekerjaan yaitu sebagai berikut 

Surat lamaran

Berkas yang sangat vital adalah lamaran kerja. Dokumen ini tidak boleh ditinggalkan atau dilewatkan. Di dalam dokumen ini akan termuat maksud atau tujuan serta informasi yang berhubungan dengan identitas diri. 

Curriculum vitae (CV)

Selain itu lamaran kerja, berkas yang tidak boleh dilewatkan adalah curriculum vitae (CV) atau dikenal sebagai daftar riwayat hidup.

Di dalamnya termuat seperti nama lengkap, alamat, email, telepon atau riwayat pendidikan.

Selain itu dalam CV juga termuat pengalaman kerja atau organisasi yang pernah diikuti.

Di dalam CV nantinya juga tertulis skill yang anda miliki sehingga bisa menjadi pertimbangan untuk perusahaan. 

Portofolio

Untuk anda yang sudah memiliki pengalaman kerja, maka melampirkan portofolio adalah salah satu keharusan. Portofolio dapat membantu anda untuk meyakinkan HRD dalam menilai kemampuan dan skill yang anda miliki. 

Ijazah 

Berkas ijazah juga tidak bisa anda lupakan ketika melamar pekerjaan. Ijazah yang anda gunakan bisa menggunakan fotopian atau transkrip nilai.

Bukti ini dapat anda gunakan sebagai bukti jika pernah menempuh pendidikan di universitas atau pendidikan resmi. Transkrip nilai juga bisa digunakan untuk melihat prestasi akademik. 

SKCK

Untuk membuktikan perilaku baik anda, anda bisa menyertakan surat keterangan catatan kepolisian sebagai antisipasi kebutuhan. Karena SKCK memiliki masa kadaluarsa maka perlu anda cek apakah masih berlaku atau tidak. Anda bisa melakukan perpanjangan di kantor polisi setempat. 

Pas Foto

Ketika melakukan lamaran pekerjaan, anda juga perlu menyertakan pas foto terbaru. Untuk ukuran anda bisa menggunakan ukuran 3×4 atau 4×6. Untuk mempersiapkan lamaran pekerjaan, anda bisa menyiapkan pas foto dalam jumlah banyak. Jika lamaran pekerjaan dilakukan online maka anda bisa menyertakan file digital dengan resolusi yang baik.

Bagaimana cara menulis surat lamaran kerja?

Menulis Surat Lamaran Kerja

Untuk membuat surat lamaran kerja yang baik, anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini. Caranya adalah sebagai berikut

  1. Gunakan tata bahasa yang baik dan benar
  2. Format penulisan yang digunakan usahakan rapi dan menggunakan bahasa yang tidak bertele – tele
  3. Data yang anda butuhkan harus dilengkapi sesuai dengan yang perusahaan sampaikan.
  4. Surat pendukung lain sebaiknya anda lampirkan seperti sertifikat dan keperluan lainnya. 

Dalam pembuatan surat lamaran kerja maka anda perlu mengikuti struktur lamaran kerja berikut.

  1. Tempat tanggal penulisan surat lamaran kerja
  2. Keterangan perusahaan yang dituju
  3. Salam hormat
  4. Kata pengantar
  5. Biodata pribadi
  6. Keterangan pengalaman dan skill
  7. Serta, penutup.

Kenapa surat lamaran kerja tulis tangan?

Mungkin, kita sering melihat jika penulisan surat lamaran kerja ini menggunakan tulisan tangan.

Ternyata pembuatan surat lamaran kerja yang menggunakan tulisan tangan bukan tanpa alasan. 

Ternyata perusahaan lebih menyukai surat lamaran kerja yang menggunakan tulis tangan, bukan menggunakan ketik atau printout.

Penulisan lamaran kerja yang menggunakan tulisan tangan juga menunjukkan keseriusan dalam melakukan lamaran pekerjaan.

Dengan menggunakan tulisan tangan, perusahaan juga bisa melakukan penilaian untuk pelamar. Karakter penulis dapat perusahaan ketahui dengan ilmu graphology.