Kenalan dengan Bahasa Javascript

Kenalan dengan Bahasa Javascript – Javascript atau yang lebih dikenal dengan Bahasa pemrograman yang bisa membuat internet bekerja. Javascript adalah bahasa pemrograman yang ringan, dinamis, dan dapat diarahkan untuk oriented programming maupun functional programming.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Apa itu Bahasa Javascript, Simak ulasan berikut.

Kenalan dengan Bahasa Javascript

Kenalan dengan Bahasa Javascript

Bahasa Javascript Adalah

Bahasa Javascript adalah Bahasa pemrograman yang digunakan dalam pengembangan website agar lebih dinamis dan interaktif. Javascript juga dapat meningkatkan fungsionalitas pada halaman web, seperti memberi perubahan pada tampilan web, menentukan layout, memberi efek dinamik atau animasi yang menarik.

Bahkan dengan Bahasa Javascript ini anda bisa membuat aplikasi, tools, atau bahkan game pada web. Javascript dikenal sebagai Bahasa pemrograman yang cukup kompleks namun sangat fleksibel yang memiliki fitur-fitur seperti berorientasi objek, client-side, high-level, programming, dan loosely typed.

Kelebihan Javascript:

  1. Kecepatan dan Kesederhanaan

Saat dijalankan javascript sangat cepat karena dijalankan langsung di dalam browser. Sebagian besar browser utama mendukung kompilasi JIT (Just in Time), yang berarti tidak perlu mengkompilasi code sebelum menjalankannya.

Javascript juga relative lebih mudah untuk dipelajari khususnya bagi pemula.

  1. Sangat Fleksibel

Javascript dapat disisipkan di halaman web mana pun, dan dapat digunakan di berbagai jenis aplikasi karena dukungan dalam Bahasa lain seperti Pearl dan PHP.

  1. Fitur yang Beragam dan Fungsi yang Luas

Javascript bisa digunakan untuk membuat fitur beragam seperti drag, drop komponen yang semua bisa bermanfaat untuk meningkatkan tampilan dan pengalaman menggunakan web.

Selain itu, para programmer juga bisa memperluas fungsi halaman web dengan menulis snippet Javascript untuk add-on pihak ketiga.

Kekurangan Javascript:

  1. Keamanan untuk Pengguna

Javascript dijalankan di sisi klien (web pengguna), sehingga bug dan pengawasan terkadang dapat dieksploitasi untuk tujuan yang kurang baik. Oleh karena itu, beberapa orang memilih untuk menonaktifkan Javascript sepenuhnya.

  1. Dukungan Browser
Baca Juga :  3 Bahasa Pemrograman Yang Digunakan Siswa RPL

Terkadang beberapa browser menafsirkan kode Javascript secara berbeda. Walaupun saat ini perbedaannya sudah terhitung minimal. Anda tidak perlu mengkhawatirkan perbedaan output, asal menggunakan Javascript di browser utama.

Sebagai tambahan, Javascript itu berbeda dengan Java. Walaupun mereka memiliki nama yang mirip. Masing-masing dari keduanya sama-sama dirakit, ditulis, dan dijalankan dengan cara yang berbeda.

Namun, dari keduanya memiliki peran penting dalam hal kemampuannya sendiri.

Contoh Bahasa Javascript

Berikut adalah contoh coding Bahasa Javascript:

  1. Output dengan innerHTML

<!DOCTYPE html>

<html>

<body>

<h2>My First Web Page</h2>

<p>My First Paragraph.</p>

<p id=”demo”></p>

<script>

document.getElementById(“demo”).innerHTML = 5 + 6;

</script>

</body>

</html>

            Hasilnya:

My First Paragraph.

11

  1. Variabel

<!DOCTYPE html><html><body><h2>JavaScript Variables</h2><p>In this example, x, y, and z are variables.</p><p id=”demo”></p> <script>var x = 5;var y = 6;var z = x + y;document.getElementById(“demo”).innerHTML =”The value of z is: ” + z;</script> </body></html>

            Hasilnya:

            In this example, x, y, and z are variables.

The value of z is: 11

  1. Operator

<!DOCTYPE html><html><body><h2>JavaScript Operators</h2><p>x = 5, y = 2, calculate z = x + y, and display z:</p><p id=”demo”></p> <script>var x = 5;var y = 2;var z = x + y;document.getElementById(“demo”).innerHTML = z;</script> </body></html>

            Hasilnya:

            X = 5, y = 2, calculate z = x + y, and display z : 7

  1. Aritmatika

<!DOCTYPE html><html><body><p>A typical arithmetic operation takes two numbers and produces a new number.</p><p id=”demo”></p><script>var x = 100 + 50;document.getElementById(“demo”).innerHTML = x;</script></body></html>

            Hasilnya:

A typical arithmetic operation takes two numbers and produces a new number.

  1. Event

<!DOCTYPE html><html><body><button onclick=”document.getElementById(‘demo’).innerHTML=Date()”>The time is?</button><p id=”demo”></p></body></html>

Hasilnya:

Thu Jul 04 2019 21:07:39 GMT+0700 (Indochina Time)

Kode Javascript Lengkap

Kode Javascript ditulis diantara tag <script> dan </script> dan bisa disisipkan di kode-kode HTML.

Sintax Javascript

Javascript bersufat case sensitive, artinya huruf kecil dan besar adalah berbeda. Setiap baris kode javascript dipisahkan dengan tanda titik koma (;), komentar dalam javascript di awali dengan // atau ditulis diantara /* dan */

Baca Juga :  Model Pembelajaran PBL

Variabel

Penulisan variable bisa di underscore (_) atau tanda dollar ($). Contoh: jumlah_bilangan,_nilai

Operator

Operator Aritmatika

OperatorDefinisi
+Penambahan
Pengurangan
*Perkalian
/Pembagian
%Modulus (sisa hasil bagi)

Operator Assigment

Shorthand OperatorArti
x+=yx= x+y
x-=yx= x-y
x*=yx= x*y
x/=yx= x/y

Operator Pembanding

OperatorDefinisiContoh
= =Sama denganVar1== “coba”
!=Tidak sama denganx! = y
>Lebih besar darix > y
<Lebih kecil darix< 8
>=Lebih besar sama denganx> = y
<=Lebih kecil sama denganx>= 6

Operator Logika

OperatorDefinisiContoh
&&Danx>= 60&& x<70
||Ataux= = 4 || x= = 8
!Bukan!expression

Statement

Kondisional = berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi tersebut benar atau salah.

if

if (kondisi) kode yang dijalankan jika benar

if – else

if (kondisi) kode yang dijalankan jika benar

(else) kode yang dijalankan salah

if – else if – else

if (kondisi 1) kode yang dijalankan jika kondisi 1 benar

else if (kondisi 2) kode yang dijalankan jika kondisi 2 benar

(else) kode jika salah satu kondisi di atas tidak ada yang benar

Sejarah Bahasa Pemrograman Javascript

Pada tahun 1994 Javascript mulai dikenal, pada saat itu web dan internet sudah mulai berkembang. Javascript didesain oleh Brendan Eich yang merupakan karyawan Netscape.

Transformasi nama Javascript, dimulai dari Mocha, Mona, Livescript, hingga akhirnya resmi bernama Javascript.

Versi awal Bahasa Javascript hanya dipakai di kalangan Netscape beserta dengan fungsioalitas pun masih sangat terbatas. Singkat cerita, pada tahun 1996 Javascript secara resmi dinamakan sebagai ECMAScript.

ECMAScript 2 dikembangkan pada tahun 1998 yang dilanjutkan dengan ECMAScript 3 setahun kemudian. ECMAScript terus dikembangkan sampai akhirnya menjadi Javascript atau JS hingga saat ini.

Pada tahun 2016, 92% web diketahui telah menggunakan Javascript. Itulah mengapa Javascript atau JS terus berkembang.

 

Demikian  ulasan mengenai Bahasa Javascript.

Semoga dapat bermanfaat dan memberikan informasi kepada pembaca.

Related Article…