‘

PKL dan Kurikulum, Apa Hubungannya? Ini Penjelasan Lengkapnya!
PKL dan Kurikulum, Apa Hubungannya? Ini Penjelasan Lengkapnya!-Dalam dunia pendidikan, praktik kerja lapangan (PKL) telah menjadi bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dari proses belajar siswa, terutama di jenjang SMK. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya: PKL dan kurikulum, apa hubungannya? Apakah PKL hanya sekadar pelengkap atau justru bagian dari strategi pendidikan yang terstruktur?
Jawabannya justru mengejutkan: PKL sangat erat hubungannya dengan kurikulum. Bahkan, dalam kurikulum terbaru seperti Kurikulum Merdeka, PKL dianggap sebagai bagian penting dalam mencapai kompetensi peserta didik secara utuh. Artikel ini akan membahas secara mendalam hubungan antara PKL dan kurikulum, serta mengapa kamu tidak boleh melewatkan program PKL dari Kombas jika ingin mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan berkualitas.
Contents
PKL dan Kurikulum, Apa Hubungannya? Ini Penjelasan Dasarnya
PKL (Praktik Kerja Lapangan) adalah program pelatihan kerja yang dilakukan oleh siswa dalam dunia industri atau dunia kerja, dengan tujuan memberikan pengalaman nyata sesuai dengan bidang keahlian yang mereka pelajari di sekolah.
Sementara itu, kurikulum adalah rencana pembelajaran yang dirancang secara sistematis untuk membantu peserta didik mencapai tujuan pendidikan tertentu, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Jadi, PKL dan kurikulum, apa hubungannya?
Hubungan keduanya sangat erat. PKL merupakan bagian dari implementasi kurikulum, khususnya dalam mencapai kompetensi kerja dan keterampilan abad 21 yang ditekankan oleh Kurikulum Merdeka.
Mengapa PKL Wajib Dihubungkan dengan Kurikulum?
1. Menerapkan Ilmu di Dunia Nyata
Salah satu tujuan utama kurikulum adalah agar siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. PKL menjadi wadah yang ideal untuk menguji sejauh mana pemahaman siswa terhadap ilmu yang telah diajarkan di sekolah.
Melalui pengalaman kerja langsung, siswa:
- Melatih keterampilan teknis dan non-teknis
- Belajar disiplin dan tanggung jawab
- Memahami alur kerja dan budaya industri
2. Mendukung Proyek P5 dan Kurikulum Merdeka
Dalam Kurikulum Merdeka, siswa dituntut untuk menyelesaikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Proyek ini mendorong peserta didik agar aktif, kolaboratif, dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitarnya.
Melalui PKL, siswa bisa:
- Menyusun proyek nyata berbasis pengalaman lapangan
- Melatih kreativitas dan inovasi
- Membangun karakter yang tangguh dan mandiri
Dengan kata lain, PKL menjadi perpanjangan tangan dari kurikulum dalam menciptakan lulusan yang siap pakai.
PKL dan Kurikulum, Apa Hubungannya dengan Masa Depan Siswa?
1. Membentuk Skill yang Tidak Didapat di Kelas
Banyak soft skill penting yang tidak bisa diajarkan hanya lewat buku pelajaran, seperti:
- Komunikasi profesional
- Etika kerja
- Problem solving di situasi nyata
PKL memberikan ruang bagi siswa untuk melatih dan mengasah skill ini secara langsung, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
2. Menyiapkan Lulusan Siap Kerja
Kurikulum SMK menekankan pada link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Oleh karena itu, PKL menjadi jembatan penting yang menghubungkan siswa dengan realita dunia industri.
Siswa yang mengikuti PKL biasanya lebih:
- Percaya diri menghadapi wawancara kerja
- Paham alur kerja profesional
- Siap menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja
Kombas: Solusi PKL yang Sesuai Kurikulum
Sekarang kamu sudah tahu jawabannya atas pertanyaan “PKL dan kurikulum, apa hubungannya?” Maka saatnya kamu menentukan di mana kamu akan melakukan PKL yang tepat dan relevan.
Kombas Digital Internasional hadir dengan program PKL berbasis kurikulum yang:
✅ Relevan dengan perkembangan industri digital
✅ Terintegrasi dengan proyek nyata (bukan simulasi)
✅ Membimbing peserta dari awal hingga akhir
✅ Memberikan sertifikat resmi dan portofolio profesional
Program PKL dari Kombas telah mendukung ratusan siswa dari berbagai SMK di seluruh Indonesia dalam mengembangkan keterampilan dan pengalaman kerja yang sejalan dengan kurikulum mereka.
Siapa yang Cocok Mengikuti PKL dari Kombas?
PKL di Kombas cocok untuk:
- Siswa SMK semua jurusan, terutama Bisnis Digital, Multimedia, TKJ, RPL, Akuntansi
- Siswa yang ingin mendapatkan pengalaman profesional yang nyata
- Sekolah yang ingin meningkatkan kualitas PKL siswanya
- Guru pendamping PKL yang ingin memberi dampak nyata pada anak didiknya
Dengan pendekatan yang fleksibel dan adaptif terhadap kurikulum sekolah, Kombas menjadi mitra strategis dalam mensukseskan implementasi PKL.
Kenapa Harus Kombas?
✅ Terbukti membantu siswa menguasai keterampilan digital
✅ Mendukung proyek P5 dan Kurikulum Merdeka
✅ Program bisa dilakukan secara daring (online)
✅ Materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah
✅ Peserta mendapatkan e-sertifikat dan review portofolio
Ini bukan hanya soal PKL biasa, tetapi pengalaman belajar yang terstruktur, terarah, dan berdampak.


